Optimalkan PAD, Fakfak Andalkan Pala Tomandin di Tengah Pemangkasan Dana Transfer

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025 - 12:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., menjelaskan rencana meningkatkan PAD melalui strategi memanfaatkan potensi sumber daya lokal terutama komoditas unggulan Fakfak seperti Pala Tomandin.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., menjelaskan rencana meningkatkan PAD melalui strategi memanfaatkan potensi sumber daya lokal terutama komoditas unggulan Fakfak seperti Pala Tomandin.

papuatengah.tagarutama.com, Fakfak – Kebijakan pemerintah pusat yang memangkas dana transfer daerah mendorong setiap wilayah untuk mencari strategi guna menjaga stabilitas keuangan. Kabupaten Fakfak memilih untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang potensial, salah satunya adalah komoditas unggulan Pala Tomandin.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menjelaskan bahwa Pala Tomandin memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD melalui perdagangan antar pulau dan hilirisasi produk. Lebih dari itu, komoditas ini juga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat yang bergerak di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga :  Pasca Sertifikasi Bibit Pala Tomandin, Dinas Perkebunan Lakukan Pengawasan Menjamin Kelayakan Bibit Pala Siap Tanam

“Pala Tomandin adalah komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan. Dengan strategi yang tepat, kita tidak hanya bisa meningkatkan PAD, tapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM,” ujar Widhi saat ditemui di Kantor Dinas Perkebunan Fakfak.

Baca Juga : Kayu Putih, Tanaman Tahan Api dengan Potensi Ekonomi Besar di Fakfak

Namun, optimalisasi potensi ini membutuhkan regulasi yang kuat. Saat ini, Dinas Perkebunan Fakfak masih menunggu penerbitan Peraturan Bupati sebagai instrumen pelaksana dari Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang akan menjadi dasar hukum dalam penarikan retribusi atas produk Pala Tomandin.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-80, RRI Fakfak dan Dinas Perkebunan Gelar Aksi Tanam Pohon di Reklamasi Thumburuni

“Dinas Perkebunan sudah siap ketika Perda diberlakukan. Kami tinggal menunggu Peraturan Bupati yang sedang disiapkan oleh OPD pemungut retribusi,” jelas Widhi.

Dengan kebijakan yang tepat dan pemanfaatan potensi lokal yang optimal, komoditas Pala Tomandin diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD Kabupaten Fakfak, serta menjadi solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi akibat pemangkasan dana transfer pusat. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papuatengah.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik
Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak
Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional
Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis
DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat
Target 1.000 Hektare Tercapai, Pendaftaran Program Kapala Emas Fakfak Resmi Ditutup
BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 07:01 WIT

Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:21 WIT

Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:25 WIT

Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:09 WIT

Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:57 WIT

DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat

Berita Terbaru