BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Jaminan Sosial bagi Karyawan SPPG Yayasan Tikar Rasa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 14:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penyerahan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Karyawan SPPG Yayasan Tikar Rasa yang diwakili oleh Kepala SPPG Yayasan Tikar Rasa Siti Warda Wael, S.Pd.

Foto. Penyerahan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada Karyawan SPPG Yayasan Tikar Rasa yang diwakili oleh Kepala SPPG Yayasan Tikar Rasa Siti Warda Wael, S.Pd.

papuatengah.tagarutama.com, Fakfak – Karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Tikar Rasa kini resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Penyerahan program BPJS Ketenagakerjaan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 9 November 2025, di lokasi SPPG Yayasan Tikar Rasa yang terletak di Pantai La Embo, Kelurahan Danaweria, Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja di sektor pelayanan gizi yang selama ini belum terjangkau jaminan ketenagakerjaan.

Kepala SPPG Yayasan Tikar Rasa, Siti Warda Wael, S.Pd, menyampaikan apresiasinya atas program ini yang dinilai sangat bermanfaat bagi para tenaga kerja di lapangan.

“Program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat positif karena memberikan rasa aman dan perlindungan sosial bagi para pekerja SPPG yang sebelumnya belum memiliki jaminan apa pun,” ujar Siti Warda saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Teknik Grafting Pala Jadi Solusi Penyediaan Bibit Unggul dan Pelestarian Pala Fakfak

Ia menjelaskan, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menanggung penuh biaya premi sebesar Rp16.800 per orang per bulan, sehingga para pekerja tidak perlu membayar iuran dari gaji mereka.

“Ini bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga gizi di lapangan. Mereka bisa bekerja dengan tenang karena sudah memiliki perlindungan dari risiko kecelakaan kerja maupun kematian,” tambahnya.

Manfaat Utama Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja SPPG

Program ini mencakup dua jaminan utama, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

  1. Perlindungan Kecelakaan Kerja (JKK): Pekerja terlindungi mulai dari perjalanan berangkat kerja, selama bekerja, hingga kembali pulang. Seluruh biaya perawatan akibat kecelakaan kerja akan ditanggung hingga sembuh total.
  2. Jaminan Kematian (JKM): Jika pekerja meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan sebesar Rp42 juta.
  3. Beasiswa Pendidikan: Dua orang anak dari pekerja yang meninggal dunia juga berhak mendapatkan beasiswa pendidikan mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi.
Baca Juga :  Percepat Penarikan Retribusi Pala, Dinas Perkebunan Fakfak Konsolidasi dengan Bapenda

Pembayaran Iuran Ditanggung Pemerintah

Iuran program ini dibayarkan sepenuhnya oleh pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan tidak ada potongan dari gaji pekerja. Pembayaran premi dilakukan secara kolektif melalui masing-masing satuan pelayanan SPPG.

Baca Juga : Pemkab Manokwari Gelontorkan Rp1 Miliar Lebih untuk Dorong Swasembada Pangan

Dengan adanya program ini, para pekerja SPPG di bawah Yayasan Tikar Rasa kini mendapatkan kepastian perlindungan kerja yang lebih layak. Program tersebut diharapkan menjadi contoh bagi lembaga lain untuk turut memperhatikan aspek keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerjanya.

“Harapan kami, seluruh tenaga gizi di Fakfak dan Papua Barat dapat segera terdaftar dalam program serupa, agar semua pekerja memiliki perlindungan sosial yang sama,” tutup Siti Warda. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papuatengah.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak
Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional
Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis
DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat
Target 1.000 Hektare Tercapai, Pendaftaran Program Kapala Emas Fakfak Resmi Ditutup
BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan
Pemkab Kabupaten Fakfak Panggil 8 Pedagang Grosir Antar Pulau, Perkuat Mutu Pala Tomandin ke Pasar Nasional dan Internasional

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:21 WIT

Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:25 WIT

Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:57 WIT

DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:37 WIT

Target 1.000 Hektare Tercapai, Pendaftaran Program Kapala Emas Fakfak Resmi Ditutup

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:49 WIT

BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru