Fakfak Dorong Hilirisasi Pala Nasional, 200 Hektare Pala Unggul Mulai Ditanam Lewat Program ABT-APBN 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 06:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati bersama beberapa para petani dalam program penanaman bibit pala.

Foto. Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati bersama beberapa para petani dalam program penanaman bibit pala.

papuatengah.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan resmi merealisasikan program pengembangan Pala Unggul seluas 200 hektare sebagai langkah awal memperkuat hilirisasi pala nasional. Program ini didukung pendanaan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) melalui APBN Tahun 2025 dan menjadi pondasi strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.

Realisasi kegiatan mencakup pendistribusian bibit pala unggul serta pendampingan teknis kepada petani melalui skema peminatan langsung. Dalam mekanisme ini, petani wajib menyiapkan lahan secara mandiri sebelum menerima bantuan, sebagai bentuk komitmen dan kesiapan terhadap penerapan standar budidaya yang direkomendasikan.

Program tersebut melibatkan 29 kelompok tani dengan total 200 Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang tersebar di sembilan distrik, yakni Fakfak, Fakfak Tengah, Furwagi, Teluk Patipi, Wartutin, Kokas, Kramongmongga, Kayauni, dan Fakfak Timur. Skema ini dinilai efektif untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan mampu mendorong tanggung jawab petani dalam pengelolaan kebun secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Konsep 1 Kampung 1 Produk, Strategi Pengembangan Ekonomi Kampung Saharey

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor perkebunan pala.

“Total dukungan anggaran yang di-sharing bersama pemerintah daerah mencapai kurang lebih Rp1,3 miliar. Dana ini digunakan untuk insentif Hari Orang Kerja (HOK) petani serta penyediaan sekitar 24 ribu bibit pala unggul bagi 200 CPCL penerima manfaat,” jelas Widhi saat mendampingi tim BBPPT Ambon yang mengawal langsung implementasi program di lapangan.

Ia menegaskan bahwa penanaman pala unggul ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga sebagai langkah awal membangun ekosistem hilirisasi yang terintegrasi, mulai dari budidaya hingga pengolahan pascapanen.

Baca Juga :  Akhir 2024, Pala Tomandin Akan Diekspor Langsung Dari Fakfak Oleh Papua Global Spies. 

“Fakfak memiliki potensi besar sebagai sentra pala nasional. Dengan pola tanam yang baik dan dukungan teknologi, kita ingin mendorong pala tidak hanya berhenti di bahan mentah, tetapi mampu diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” tambahnya.

Program ini sekaligus mendukung kebijakan nasional melalui Program Danantara yang mendorong percepatan hilirisasi komoditas strategis. Melalui penguatan sektor hulu, Fakfak diharapkan mampu menjadi lokomotif pengembangan industri pala, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Dengan terealisasinya pengembangan 200 hektare pala unggul, Kabupaten Fakfak menegaskan perannya sebagai salah satu daerah kunci dalam strategi nasional pengembangan pala. Langkah ini dinilai sebagai fondasi penting menuju rantai nilai yang lebih kuat, produktivitas yang meningkat, serta kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah dan nasional. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel papuatengah.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik
Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak
Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional
Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis
DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat
Target 1.000 Hektare Tercapai, Pendaftaran Program Kapala Emas Fakfak Resmi Ditutup
BKAP Partai Keadilan Sejahtera DPD Fakfak Gelar MHQ, Perkuat Syi’ar Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Percepat Program Pala “Kapala Emas”, YP2M3F Teken MoU dengan Pemda Fakfak untuk Pendataan dan Pendampingan

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 07:01 WIT

Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:21 WIT

Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:25 WIT

Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:09 WIT

Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:57 WIT

DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat

Berita Terbaru